Mantap Video SAR CHALLENGE.
NASIONAL SAR CHALLENGE 5 PALEMBANG
Video SAR CHALLENGE 5TH
Penutupan SAR CHALLENGE 5TH
Selamat buat para pemenang dan yang belum mari terus belajar dan berlatih tetap tingkatkan kemampuan demi pelayanan jasa SAR yg baik buat masyarakat di wilayah kerja masing-masing..
Kecewa pasti ada tapi dari sinilah kami tahu bahwa sampai disinilah kemampuan kami. Semangat kawan, tetap kobarkan semangat kemanusiaan di dirimu...
#ORANGEadalahKAMI
#BASARNAS
#avignamjagatsamagram
#SARCHALLENGE5th
#LAMPUNGthewinner1TH
#GORONTALOberbenah
Pembukaan SAR CHALLENGE 5TH
Wellcome Palembang
Hehehe hehe, mungkin refli lelah atiii....
Kontingen Gorontalo menuju SAR CHALLENGE 5TH di Palembang
- Brian Abdulkadir Ngiu (Manager)
- Rudy Moerad (Official)
- Alfrits M. Rottie (Dantim)
- Mahyudin Laiya
- Lukman Nul Karim
- M. Reyza Ramaditya
- Dio Danu Wardana
- Roland Ma'ruf
- Muh Anas
- Refli Cahyo
- Salama
Adapun jenis lomba yang akan dilakukan yakni :
- Individual Skill (Kemampuan Individu)
- Vehicle Accident Rescue (Penyelamatan Kecelakaan Kendaraan)
- High Angle Rescue Tehnique (Tehnik Penyelamatan di daerah Ketinggian)
- Confined Space Rescue (Penyelamatan di Area yang terbatas)
- Collapse Structure Search And Rescue (Pencarian dan Penyelamatan di bangunan runtuh)
- Water Rescue (Penyelamatan di Air)
- Fitnees Drill (kebugaran Jasmani)
Senior, senior dan senior...!!!!
Sosialisasi Jabatan Fungsional Rescuer
Hari ini kami kedatangan tamu dari pusat yang akan sosialisasi tentang Jabatan Fungsional Rescuer, pak Heru dan pak Hendra..
Ternyata ini fokus untuk senior yg sdah mengikuti inpassing, kami nantinya akan didiklat pembentukan dulu baru mengunakan kredit poin...
Diminta bukti atau epidence kegiatan yg selama ini mereka lakukan. selama 3,5 jam kami semua bertaut dgn kertas mencari epidence yg ada. Kocar kacir sana sini ada juga yg hanya bersantai-santai lantaran GK tahu mau cari dimana..,
Akupun TDK mau kalah jadi tinggal keluarin dari outner terus dikumpul..
Terbukti senior TDK ada apa2nya dibandingkan juniornya yg bodoh..., bukannya sombong TPi ingin membuktikan bahwa karena bodoh kami mengerjakannya tnpa pikir panjang, ataupun berleha-leha sambil meneriaki junior yg sedang bercucuran keringat mengerjakan SKPnya waktu pengusulan naik pangkat..
Inipun aku ingin membuktikan kepada teman-teman yg lain bahwa yg kulakukan akhirnya ada gunanya, disaat ku susah payah malah mereka Hanya tertawa dengan kepulan asap di mulutnya dgn sejuta kesombongan...
Hmmmm....
Terima kasih kedatangannya pak, semoga mereka sadar bahwa bekerja bukan hanya sekedar datang di kantor tapi ada sesuatu yg sedang kita jalankan yg kelak akan dimintai pertanggungjawaban nya didepan pimpinan maupun Allah SWT...
Maafin aku ya Dede
Hari ini kami bertengkar hebat karena kebodohan ku, aku yang berjanji membawa nya liburan namun sibuk dengan latihan dan pekerjaanku....
Sore itu selepas latihan kami di evaluasi oleh kak unan, ku melihatnya mondar mandir seperti org kebakaran jenggot.
Dengan segera mungkin ku izin untuk segera mencairkan suasana hatinya hehehehe kasian...
Namun, setelah kusapa dia ternyata dia ngambek karena ternyata dia udah ditelpon sama kakansar untuk menunggunya dengan tamu dari pusat yang dijemput di bandara, aku pun beralih mengerjakan laporan bulanan yang diminta oleh Rolan..
Sedikit lagi selesai dia datang menghampiriku utk segera pulang, namun dirinya tak mengerti dan menegurku didepan teman-teman, malu dan merasa direndahkan tapi pekerjaan sejenak ku hentikan agar dirinya puas dan segera kuantar karena itu alasannya menegurku didepan teman2..
Di perjalanan malah dia minta utk pergi jalan2 sesuai janjiku, tapi aku menolaknya karena aku masih mau mengerjakan sedikit lagi tugasku.., dengan sedikit cekcok akupun mengantarnya pulang...
Saat ku tinggalkan kulihat dia meneteskan air mata, maafkan aku syg bukan bermaksud menyakiti tapi kumohon pengertian nya aku pasti kembali secepatnya..
Kembali ke kantor menyelesaikan pekerjaanku dan segera kembali ke rumahnya, namun ternyata dirinya tak kunjung keluar dari rumahnya...
20 menit berlalu, pesan singkat ku hanya di baca pikirku dia marah kepadakuku kuputuskan untuk pergi ke mess..
Merasa tidak dihargai namun kutetap sabar karena semua ini salahku..,
Pesan singkatnya masuk dan menanyakan diriku dan kami bertemu di rumah makan utk sedikit bicara karena dia pasti tahu aku tak akan mencarinya..
Hari yang melelahkan dan karena masalah ini kukirimkan pesan singkat buat mamanya biar tahu aku gimana...
Hehehe hehehe, akhirnya keesokan harinya dia dimarahi karena telah membuatku seperti ini..
Maaf ya udah Buat dedeq di marahi sama Mama... I love you selamat 9 Bulan sayang.
Doakan bulan depan aku melamarmu, Amin...
Quick Response Force
Hari dimana pula kami diamanahkan utk mengikuti ujian ORARI di Hotel Damhill..
SPGDT 119 KEMENKES RI
TIM Hore beraksi lagi..!!! (Eps. Bontocani in Air terjun Baruttung)
MFR (Medical First Responder)
MEDICAL FIRST RESPONDER
Menjaga keselamatan diri, anggota, tim, orang sekitar dan penderita (Korban)
Menjangkau korban
Dapat mengenali dan mengatasi masalah yang mengancam nyawa korban
Meminta bantuan
Memberikan bantuan berdasarkan keadaan korban
Membantu pelaku pertolongan pertama
Mencatat data-data korban
Berkomunikasi dengan petugas terlibat lainya
Mempersiapkan transportasi untuk Korban
Kualitas MFR
Tanggung Jawab
Kemampuan bersosialisasi
Kejujuran
Kematangan Emosi
Perilaku professional
Kondisi Fisik dan mental baik
Peralatan dasar MFR
Sarung tangan
Kacamata pelindung
Masker pelindung
Apa yang harus dilakukan MFR
Penilaian keadaan
Penilaian Dini
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Berkelanjutan
Pelaporan
Penilaian keadaan
◦ Bagaimana Kondisi saat itu ?
◦ Apa kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ?
◦ Bagaimana mengatasinya ?
Penilaian Dini
◦ Cek Respon
Alart : Sadar Penuh (ditanya)
Verbal : Tingkat kesadaran mulai melemah (ditepuk)
Fainpul : Sadar jika dirangsang Nyeri (dicubit)
Unresponsive : Tidak sadar (digerus)
Membuka jalan napas
Tekan dahi angkat Dagu (Head Tilt Chin lift)
Manuver rahang bawah (Jaw Thrust Manuver)
Nilai pernapasan
Lihat dengar dan rasakan selama 5-10 detik
Jika ada napas berikan posisi nyaman
Jika tidak ada napas berikan napas awal (bolus) sebanyak 2 kali
Nilai sirkulasi dan hentikan pendarahan
Periksa denyut nadi selama 5-10 detik
Untuk korban sadar nadi Radialis
Untuk korban tidak sadar nadi karotis
Jika tidak ada nadi dan henti nafas segera lakukan RJP
◦ Hubungi bantuan
Pemeriksaan Fifik
◦ Yang dicari adalah Deformity (perubahan bentuk), Open Wounds (Luka terbuka), Tenderness (nyeri Tekan), Swelling (pembengkakan)
◦ Periksa korban secara sistematis dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan cara Penglihatan (Inspeksi), Pendengaran (Auskultasi), Perabaan (Palpasi)
5 BAGIAN TUBUH MANUSIA
KEPALA
LEHER
BATANG TUBUH
- DADA (THORAKS)
- PERUT (ABDOMEN)
- PANGGUL (SYARCUM)
ALAT GERAK ATAS
ALAT GERAK BAWAH
Kepala
Kulit kepala dan tulang tengkorak
Telinga dan hidung
Pupil mata
Mulut
Wajah dan tulangnya
Leher
Lakukan dari bagian depan kebelakang
Trakea
Dada
Periksa tulang rusuk hingga ke belakang, tapi jangan mengangkat korban
Periksa tulang starnum
Perut
Periksa ketegangan dinding perut
Periksa kuadran perut
Punggung
Bagian dada belakang
Tulang punggung
Periksa luka tembus, luka tusuk, luka robek
Bila ada akumulasi darah dipanggul pertanda sedera perut
Panggul
Patah tulang panggul akan mengakibatkan hilangnya darah 2L
Pada daerah kemaluan Priapismus pada laki-laki
Alat Gerak Atas
Cek PMS (Pulsasi Motorik Sensorik)
Alat gerak bawah
Cek PMS (Pulsasi Motorik Sensorik)
Pemeriksaan Berkelanjutan
◦ 5 menit untuk korban tidak stabil
◦ 15 menit untuk korban yang stabil
Pelaporan
◦ Data Korban
◦ Status ABC
◦ Kesadaran
- Perawatan yang diberikan
Tanda Vital
Nadi
Pernapasan
Suhu Tubuh
Tekanan darah
Pupil Mata
Denyut nadi
Bayi : 120 – 150x /menit
Anak-anak : 80 – 150x /menit
Dewasa : 60 – 80x /menit
Pernapasan
Bayi : 25 – 50x /menit
Anak-anak : 15 – 30x /menit
Dewasa : 12 – 20x /menit
Tanda kematian
Lebam Mayat
Kaku mayat
Pembusukan
Cidera yang mematikan
RJP
Resusitasi Jantung Paru
◦ Cara :
Posiikan korban ditempat rata dank eras, lengan korban berada disamping badan
Ekspos dada korban dan berikan privasi
Posisikan untuk menolong
Tentukan titik Kompres
Tanda keberhasilan RJP
Adanya denyut nadi
dada naik turun pada setiap ventilasi
Pupil mata mulai normal
Warna kulit mulai berkurang kepucatannya
Korban akan refleks menelan dan bergerak
Denyut nadi akan kembali ada
Kesalahan RJP
Korban tidak pada bidang keras
Korban tidak horizontal
Bocor saat ventilasi
Tekanan terlalu dalam atau terlalu cepat
Lubang hidung kurang tertutup rapat dan mulut korban kurang terbuka saat pernapasan buatan
Letak tangan dan arah tekan kurang tepat
Komplikasi RJP
Patah tulang iga dan dada
Bocor paru-paru
Pendrahan dalam paru-paru
luka dan memar pada paru-paru
robekan pada hati







































